<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gudangnya Madu Asli, Murni &#38; Berkualitas &#187; virus</title>
	<atom:link href="http://gudangmadu.com/id/tag/virus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudangmadu.com/id</link>
	<description>Order Madu via BB, PIN: 266032A5, WhatsApp +6282122547430</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Mar 2021 12:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Hepatitis</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/hepatitis/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/hepatitis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2016 23:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[kuning]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1600</guid>
		<description><![CDATA[Bila tak diatasi, peradangan hati yang populer dengan nama hepatitis dapat menyebabkan kematian. Hepatitis adalah proses peradangan pada jaringan hati. Penyakit ini lebih dikenal dengan nama sakit liver atau sakit kuning. Meski demikian, istilah sakit kuning ini dapat menimbulkan kebingungan karena tidak semua sakit kuning disebabkan oleh radang hati. Dari sekian banyak faktor, virus yang]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Bila tak diatasi, peradangan hati yang populer dengan nama hepatitis dapat menyebabkan kematian. Hepatitis adalah proses peradangan pada jaringan hati. Penyakit ini lebih dikenal dengan nama sakit liver atau sakit kuning. Meski demikian, istilah sakit kuning ini dapat menimbulkan kebingungan karena tidak semua sakit kuning disebabkan oleh radang hati.</p>
<p>Dari sekian banyak faktor, virus yang menduduki peringkat pertama sebagai penyebab paling banyak penyakit hepatitis. Yang lainnya bisa disebabkan oleh bakteri, parasit, obat-obatan, bahan kimia yang merusak hati, alkohol, cacing, atau juga gizi yang buruk.</p>
<p>Menurut DR. Dr. Julitasari Sundoro, berdasar perjalanan penyakit, hepatitis dibedakan menjadi akut dan kronis. Disebut kronis bila hepatitis tersebut masih ada setelah enam bulan.  Ada lima macam hepatitis yang disebabkan virus, yakni virus hepatitis A (VHA), virus hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC atau Non-A non-B parenteral), virus hepatitis D (VHD), dan virus hepatitis E (VHE atau non-A Non-B enteric). Selain beberapa virus itu, sekarang ini bahkan sudah ada virus A-E yang menyebabkan penyakit hepatitis F dan G.</p>
<p>Prof. H. Ali Sulaiman, Guru Besar Penyakit Dalam FKUI, menyebutkan bahwa para penderita hepatitis yang sudah berada pada fase prodormal (sebelum badan menjadi kuning), biasanya mengalami gejala badan lemas, cepat lelah, lesu, tidak nafsu makan, mual, muntah, perasaan tidak enak dan nyeri di perut, demam dan kadang menggigil, sakit kepala, nyeri pada persendian, pegal di seluruh tubuh, terutama pinggang dan bahu, serta diare. Kadang penderita seperti akan pilek dan batuk dengan atau tanpa sakit tenggorokan.</p>
<p>Bila sudah sampai fase kuning (ikterik), penderita akan menemui air kencingnya berwarna kuning pekat seperti teh. Selain itu, bagian putih bola mata, selaput lendir langit-langit mulut, dan kulit berubah menjadi kekuningan. Dan bila terjadi hambatan aliran empedu yang masuk ke dalam usus, tinja akan berwarna pucat seperti dempul (feces acholis).</p>
<p><strong>Bersifat Simptomatik</strong></p>
<p>Namun, tidak semua hepatitis memiliki gejala seperti yang sudah disebut. Ada penderita hepatitis tanpa gejala sama sekali atau mungkin hanya dengan gejala ringan, dan ada yang benar-benar berat dalam waktu singkat yang kemudian diakhiri kematian.</p>
<p>Kalau demikian halnya, kita mesti hati-hati. Selain selalu membiasakan diri menjalani pola hidup sehat, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Kalau ternyata diketahui mengidap penyakit hati, biasanya dokter akan memberikan obat.</p>
<p>Pengobatan oleh dokter, menurut Dr. Setiawan Dalimartha, umumnya bersifat simptomatik, yakni untuk meringankan gejala penyakit yang timbul selain sebagai terapi yang membantu kelangsungan fungsi hati.</p>
<p>Obat-obat tersebut umumnya bersifat hepatoprotektor (melindungi sel hati terhadap pengaruh zat beracun yang dapat merusak dengan memperbaiki dan meningkatkan regenerasi), lipotropik (meningkatkan mobilitas lemak dalam hati), kholeretik (meningkatkan produksi empedu oleh hati), dan kholagogum (meningkatkan pengosongan kandung empedu dan mengalirkannya ke dalam usus duabelas jari).</p>
<p>Bahan-bahan tanaman obat untuk membantu proses perbaikan fungsi hati biasanya bersifat hepatoprotektif. Bahan-bahan itu antara lain kurkumin yang bisa diperoleh dari temulawak dan kunyit, filantin dari meniran, silimarin dari widuran, aukubin dari daun sendok, g<em>lycyrrhisic acid</em> dari saga, minyak asiri dari bawang putih, krisofanol dari kelembak, gingerol dari jahe, wedelolakton dari urang-aring, andrografolid dari sambiloto, dan sianidol dari zat samak.</p>
<p><strong>Beberapa Contoh Ramuan </strong></p>
<p>Banyak resep ramuan tanaman obat, salah satunya dari Dr. Setiawan Dalimartha, bermanfaat untuk memperbaiki fungsi hati. Beberapa di antaranya disajikan karena bahan-bahannya mudah didapat. Namun, sebaiknya penderita tetap melakukan konsultasi pada dokter bila memakai resep-resep ini:</p>
<p>Ramuan 1</p>
<p>Bahan, satu jari batang brotowali, tiga gelas air, satu sendok makan madu.</p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>Cucilah batang brotowali lalu potong-potong seperlunya. Rebuslah dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saringlah dan tambahkan sesendok madu. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.</p>
<p><em><strong>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: 082122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</strong></em></p>
<p>Ramuan 2</p>
<p>Bahan yang diperlukan 9-15 gram batang bugenfil yang telah dikeringkan, tiga gelas air, satu sendok makan madu.</p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>Setelah dibersihkan, potonglah batang bugenfil tipis-tipis. Masukkan dalam panci email sembari ditambah tiga gelas air. Rebus sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saringlah. Minumlah air saringan setelah ditambah madu. Air saringan diminum dua kali sehari, pagi dan sore, masing-masing setengah gelas.</p>
<p>Ramuan 3</p>
<p>Bahan, satu sendok makan biji pepaya, tiga jari tangan buah pepaya mengkal, madu secukupnya.</p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>Biji dan buah pepaya diblender atau tumbuk bijinya sampai halus sementara buahnya diparut. Adonan tersebut dijadikan satu ditambah madu secukupnya, lalu diminum. Catatan: Wanita hamil dilarang minum ramuan ini karena bisa menyebabkan keguguran.</p>
<p>Ramuan 4</p>
<p>Bahan, dua jari rimpang segar temulawak,  madu secukupnya.</p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu dicuci bersih. Bilas dengan air matang kemudian diparut. Tambahkan setengah cangkir air hangat dan satu sendok makan madu. Aduk merata lalu peras dan saringlah. Air saringan diminum sehari dua kali sehari.</p>
<p>Ramuan 5</p>
<p>Bahan satu jari rimpang kunyit, satu sendok makan madu.</p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>Rimpang kunyit dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan sedikit air pada parutan. Parutan kemudian disaring dan tambahkan madu. Minumlah tiga kali sehari. Dikutip dari <a href="http://health.kompas.com/read/2010/11/01/08085824/9.ramuan.atasi.hepatitis" target="_blank">Kompas edisi On Line</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/hepatitis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan Pencegah Flu</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/makanan-pencegah-flu/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/makanan-pencegah-flu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2015 12:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[flu]]></category>
		<category><![CDATA[kekebalan]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[tahan]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1353</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat GudangMadu, sebelum terkena flu, biasanya Anda melakukan serangkaian pencegahan dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya melalui makanan. Beberapa makanan bisa menjadi benteng pertahanan terhadap serangan virus flu. Virus influenza biasanya merangsang lendir yang berlebihan, sehingga merasa tidak nyaman karena menghalangi pernapasan kita. Supaya batuk tidak semakin memburuk, hindari makanan yang bisa menghasilkan lendir.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat GudangMadu, sebelum terkena flu, biasanya Anda melakukan serangkaian pencegahan dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya melalui makanan. Beberapa makanan bisa menjadi benteng pertahanan terhadap serangan virus flu.</p>
<p>Virus influenza biasanya merangsang lendir yang berlebihan, sehingga merasa tidak nyaman karena menghalangi pernapasan kita. Supaya batuk tidak semakin memburuk, hindari makanan yang bisa menghasilkan lendir. Misalnya, susu dan produk turunannya seperti es krim, yoghurt, dan keju. Makanan lain yang juga dapat meningkatkan produksi lendir adalah telur, makanan yang digoreng, daging merah, serta makanan yang mengandung gula atau garam berlebihan.</p>
<p>Sebaliknya, ada makanan tertentu yang bisa mengatasi batuk, sakit tenggorokan, atau hidung meler. Apa pun jenis makanannya, umumnya kaya akan vitamin yang berfungsi sebagai penguat sistem kekebalan tubuh.</p>
<p>Nah, berikut ini adalah beberapa jenis makanan, buah-buahan, sayuran, dan rempah-rempah yang bisa digunakan ketika Anda batuk atau flu, seperti yang kami kutip dari <a href="http://intisari-online.com/read/sayuran-dan-buah-buahan-pencegah-flu" target="_blank">Intisari edisi on line</a>.</p>
<ul>
<li><strong>Aprikot</strong>. Aprikot kaya akan betakaroten. Beta karoten adalah vitamin yang bertindak sebagai antioksidan kuat yang bisa melindungi dari infeksi. Juga memperkuat sistem kekebalan tubuh.</li>
<li><strong>Brokoli.</strong> Nutrisi yang terkandung dalam brokoli meningkatkan imunitas tubuh. Masukkan brokoli dalam makanan sehari-hari yang sangaat bermanfaat bagi kesehatan. Brokoli juga kaya vitamin C yang melindungi tubuh dari infeksi flu dan virus. Brokoli juga mengandung betakaroten yang berperan dalam pencegahan penyakit. Sayuran berwarna hijau tua merupakan zat besi yang baik. Zat besi dibutuhkan untuk mendukung produksi sel darah putih dan antibodi.</li>
<li><strong>Kubis</strong>. Kubis, baik yang hijau atau merah, kaya akan antioksidan, betakaroten, vitamin C dan vitamin E. Komponen zat gizi tersebut membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.</li>
<li><strong>Wortel</strong>. Wortel mengandung betakaroten. Dalam tubuh, betakaroten diubah menjadi vitamin A yang berpotensi sebagai antioksidan.</li>
<li><strong>Kayu manis</strong>. Kayu manis mengandung eugenok, komponen fitonutrien yang berfungsi sebagai antiseptik dan pereda nyeri. Dekongestannya juga berguna dalam mengurangi hidung tersumbat akibat dingin. Kayu manis bisa ditambahkan pada makanan atau dicampur dengan air hangat.</li>
<li><strong>Bawang putih</strong>. Sulfur dalam bawang putih menjaga darah agar tetap sehat dan mampu melawan bakteri juga menyingkirkan virus. Bawang putih berfungsi sebagai pelindung pada sistem pernapasan, juga membantu mengurangi pembentukan lendir.</li>
<li><strong>Jahe.</strong> Rempah-rempah ini memberikan rasa hangat pada tubuh. Jahe dicampur dengan air hangat bisa membantu meredakan batuk. Efek jahe yang ekspektoran atau menghapus dahak dan dekongestan atau meringankan hidung tersumbat.</li>
<li><strong>Madu.</strong> Paduan antara lemon dan madu berguna untuk mengatasi batuk. Menurut Prof. Peter C. Molan, Ph.D., peneliti dari Universitas Waikato, Selandia Baru, madu juga memiliki anti-inflamasi komponen yang bisa mengatasi sakit tenggorokan.</li>
</ul>
<p><em id="__mceDel"><strong>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</strong></em></p>
<ul>
<li><strong>Jeruk.</strong> Jeruk merupakan buah-buahan yang memiliki antioksidan tinggi dan fitonutrien yang bisa melawan infeksi virus. Flavonoid pada jeruk, jenis antioksidan dan bersinergi dengan vitamin C meningkatkan perlindungan tubuh terhadap serangan radikal bebas.</li>
<li><strong>Daun selada</strong>. Selada berwarna hijau gelap mengandung sejumlah nutrisi yang baik. Secara umum, selada mengandung betakaroten, asam folat, dan vitamin C.</li>
<li><strong>Jeruk nipis.</strong> Sejak lama, jeruk nipis sering digunakan sebagai obat batuk alternatif, yang dicampur dengan kecap. Sebuah jeruk nipis mengandung vitamin C yang baik untuk kekebalan tubuh. Jeruk nipis juga mengandung antiseptik alami yang bisa mengatasi sakit tenggorokan.</li>
<li><strong>Mangga.</strong> Buah ini kaya akan betakaroten dan vitamin C yang bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan melindungi terhadap kerusakan sel.</li>
<li><strong>Bawang</strong>. Bawang mengandung fitonutrien yang berfungsi sebagai antibiotik alami. Sajikan dalam bentuk salad atau sup sehingga memberikan manfaat optimal.</li>
</ul>
<p>Semua bahan-bahan di atas mudah ditemukan di pasar tradisional. Mengapa tidak mencoba saja dulu daripada harus membeli obat di apotek?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DISCLAIMER</strong><em>. <strong>Hasil yang diperoleh untuk setiap individu berbeda-beda, dipengaruhi oleh banyak faktor, Informasi di atas merupakan referensi semata</strong></em><strong>.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/makanan-pencegah-flu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips untuk Meredakan Pilek</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/tips-untuk-meredakan-pilek/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/tips-untuk-meredakan-pilek/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2015 23:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[antihistamin]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri]]></category>
		<category><![CDATA[dekongestan]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[pilek]]></category>
		<category><![CDATA[salesma]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Ketika pilek menyerang, banyak orang menyarankan konsumsi vitamin C dosis tinggi.  Tidak hanya saat selesma menyerang, banyak yang menganjurkan suplementasi vitamin tersebut untuk menghindari datangnya penyakit tersebut. Namun sebenarnya, ada hal-hal yang lebih dianjurkan terkait dengan selesma ini. Simak tulisan yang kami kutip dari Kompas.com berikut ini ya! Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika pilek menyerang, banyak orang menyarankan konsumsi vitamin C dosis tinggi.  Tidak hanya saat selesma menyerang, banyak yang menganjurkan suplementasi vitamin tersebut untuk menghindari datangnya penyakit tersebut. Namun sebenarnya, ada hal-hal yang lebih dianjurkan terkait dengan selesma ini. Simak tulisan yang kami kutip dari <a href="http://health.kompas.com/read/2015/03/06/180000623/Suplemen.Zink.dan.Minum.Madu.Bantu.Redakan.Pilek" target="_blank">Kompas.com</a> berikut ini ya!</p>
<p><em id="__mceDel"><strong>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</strong></em></p>
<div><strong>SUPLEMENTASI ZINK</strong></div>
<div>Vitamin C dosis tinggi kerap diasup oleh kebanyakan orang. Menurut mereka, cara ini akan membantu mencegah terjadinya flu maupun pilek. Suplementasi vitamin C dan D, dikatakan Michael Allan, dari University of Alberta, Kanada, menjadi hal pertama yang akan dilakukan oleh banyak orang untuk melengkapi dietnya. Sayangnya, secara rata-rata, konsumsi suplemen vitamin tersebut hanya mengurangi risiko selesma sebesar tiga persen!<em> “Artinya, bila orang dewasa mengalami selesma dua kali setahun, Anda hanya bisa menghindari satu kali pilek setiap 15 tahun,”</em> imbuh Allan.</div>
<div></div>
<div>Rekomendasi yang diberikan, sebaiknya rutin mengasup suplemen zink. Berdasarkan tiga uji klinis, anak yang mengonsumsi suplemen zink mengalami 1-1,5 selesma lebih sedikit setiap tahunnya secara rata-rata. Dibandingkan dengan anak sekolah yang mengalami 6-8 kali selesma (dan ini normal) setiap tahunnya.</div>
<div></div>
<div>Namun, karena rasa zink tidak enak dan perlu dikonsumsi sepanjang tahun, Allan belum yakin bila ia akan merekomendasikannya untuk penggunaan secara umum.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>
<div><strong>TIDAK MENGANDALKAN ANTIBIOTIKA</strong></div>
<div>Selesma, kebanyakan disebabkan oleh virus. Sayangnya, tak sedikit orang yang mengonsumsi antibiotika saat flu atau pilek menyerang, yang ada kalanya bahkan membeli antibiotika tanpa sepengetahuan maupun resep dokter.</div>
<div></div>
<div><em>“Tidak ada manfaat nyata dari antibiotik. Mengingat target dari antibiotik adalah bakteri dan bukan virus,”</em> lanjut Allan.</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div>Langkah terbaik adalah mencoba mengurangi gejala. Obat bebas yang mengombinasikan antihistamin dengan dekongestan maupun pereda nyeri dapat membantu meredakan sejumlah simtom pilek yang buruk pada orang dewasa. Meskipun manfaatnya bisa berbeda antara orang.</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div><strong>MINUM MADU</strong><br />
Mengonsumsi madu ketika pilek maupun flu menyerang, juga seringkali dianjurkan. Anjuran ini nampaknya bisa dipertimbangkan mengingat madu menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dalam tiga studi yang berbeda dijumpai bahwa mengonsumsi satu sendok penuh madu sebelum tidur dapat menenangkan batuk.</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div><strong>DISCLAIMER</strong><em>. <strong>Hasil yang diperoleh untuk setiap individu berbeda-beda, dipengaruhi oleh banyak faktor, Informasi di atas merupakan referensi semata</strong></em><strong>.</strong></div>
</div>
<div></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/tips-untuk-meredakan-pilek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obat Batuk</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/obat-batuk/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/obat-batuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2014 12:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[lemon]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[NHS]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1163</guid>
		<description><![CDATA[Ketika batuk menyerang, ada orang yang langsung mencari obat batuk tapi sebagian lebih memilih cara tradisional seperti minum perasan jeruk lemon dan madu. Sebenarnya mana yang lebih efektif? Dalam situs National Health Service (NHS) Inggris, disebutkan bahwa sebenarnya hanya sedikit bukti ilmiah mengenai efektivitas obat batuk. Meski demikian beberapa kandungan dalam obat batuk memang mengurangi]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika batuk menyerang, ada orang yang langsung mencari obat batuk tapi sebagian lebih memilih cara tradisional seperti minum perasan jeruk lemon dan madu. Sebenarnya mana yang lebih efektif?</p>
<p>Dalam situs National Health Service (NHS) Inggris, disebutkan bahwa sebenarnya hanya sedikit bukti ilmiah mengenai efektivitas obat batuk. Meski demikian beberapa kandungan dalam obat batuk memang mengurangi gejala yang mengganggu, misalnya menurunkan demam atau mengatasi hidung tersumbat.</p>
<p>Para ahli di NHS justru merekomendasikan penggunaan &#8220;obat&#8221; sederhana dan murah seperti memakai madu dan jeruk lemon untuk mengobati batuk yang sebentar.</p>
<p>&#8220;Tidak ada cara yang cepat untuk menyingkirkan batuk yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit seperti ini biasanya akan hilang setelah sistem imun melawan virusnya,&#8221; tulis para ahli di situs tersebut.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan dua tahun lalu juga mengungkapkan bahwa banyak obat batuk populer yang tidak bekerja seperti yang mereka klaim di iklan. Sebagian besar obat batuk juga memiliki kualitas rendah, bahkan terlalu banyak mengandung gula.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>&#8220;Bukti ilmiah di balik obat-obatan batuk sangat lemah dan tidak ada penelitian yang mengatakan obat tersebut dapat mengurangi durasi sakit,&#8221; kata Dr.Tim Ballard, wakil Royal College of General Practitioners.</p>
<p>Para ahli juga menegaskan bahwa obat batuk bukan menyembuhkan batuk tapi membantu mengurangi gejalanya. Ketika menderita batuk yang perlu diketahui adalah mengenali gejala yang paling mengganggu dan memilih produk yang paling tepat.</p>
<p>Meski untuk batuk yang sebentar lebih disarankan memakai bahan-bahan alami, tapi untuk batuk yang berlangsung cukup lama tetap direkomendasikan berobat ke dokter.</p>
<p>&#8220;Jika batuk bertahan lama, misalnya lebih dari seminggu, diderita anak, atau batuk mengeluarkan darah, menyebabkan napas sesak, atau disertai demam tinggi, segera periksakan ke dokter,&#8221; katanya. Dikutip dari <a href="http://health.kompas.com/read/2014/10/16/113904623/Saat.Batuk.Madu.dan.Lemon.Lebih.Efektif.Ketimbang.Obat." target="_blank">Kompas OL</a>.</p>
<p><strong>DISCLAIMER</strong><em>. <strong>Hasil yang diperoleh untuk setiap individu berbeda-beda, dipengaruhi oleh banyak faktor, Informasi di atas merupakan referensi semata</strong></em><strong>.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/obat-batuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
