<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gudangnya Madu Asli, Murni &#38; Berkualitas &#187; lebah</title>
	<atom:link href="http://gudangmadu.com/id/tag/lebah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudangmadu.com/id</link>
	<description>Order Madu via BB, PIN: 266032A5, WhatsApp +6282122547430</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Mar 2021 12:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Mendeteksi Narkoba</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/mendeteksi-narkoba/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/mendeteksi-narkoba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2015 11:18:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jerman]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1416</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat GudangMadu, peneliti Jerman telah membuat temuan terobosan dalam upaya mengendus keberadaan narkoba dan sejenisnya. Caranya bukan dengan menggunakan teknologi perangkat atau memanfaatkan anjing pelacak khusus. Mari kita baca tulisan dari Viva.co.id berikut ini. Peneliti menyarankan agar kepolisian menggunakan lebah atau serangga sebagai senjata melacak keberadaan narkoba. Dalam studi yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Kriminal Polisi]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat GudangMadu, peneliti Jerman telah membuat temuan terobosan dalam upaya mengendus keberadaan narkoba dan sejenisnya. Caranya bukan dengan menggunakan teknologi perangkat atau memanfaatkan anjing pelacak khusus. Mari kita baca tulisan dari <a href="http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/640226-lebah-bisa-deteksi-narkoba" target="_blank">Viva.co.id</a> berikut ini.</p>
<p>Peneliti menyarankan agar kepolisian menggunakan lebah atau serangga sebagai senjata melacak keberadaan narkoba. Dalam studi yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Kriminal Polisi di Hesse, Jerman, peneliti membuktikan lebah bisa mengendus keberadaan narkoba.</p>
<p>Dalam penelitiannya, peneliti menguji tiga serangga yaitu serangga bersayap jenis <em>grapevine moth, </em>kecoak dan lebah madu barat. Ketiga serangga itu ditugaskan untuk bisa membedakan bau dari salah satu bahan narkoba. Kemudian ditemukan lebah madulah yang bisa mendeteksi bahan tersebut.</p>
<p>Peneliti mengatakan lebah bisa mengendus bahan itu karena memiliki antena khusus yang membuat serangga membuat biosensor bagus. Peneliti mengatakan ada banyak alasan untuk memakai &#8216;jasa&#8217; lebah madu tersebut, salah satunya yaitu problem legalisasi ganja di beberapa tempat misalnya di dua negara bagian AS, akan menyulitkan tugas anjing pelacak.</p>
<p><em><strong>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</strong></em></p>
<p><em>&#8220;Melatih kembali anjing pelacak untuk mengabaikan ganja tentu susah dan memakan waktu,&#8221;</em> tulis peneliti hasil studi. Anjing pelacak yang bisa berkontak dengan manusia juga dianggap memiliki bias. Kemampuan mengendusnya akan tercampur dan kurang bisa dimanfaatkan melacak narkoba.</p>
<p>Alasan yang lain yaitu, kemampuan serangga untuk mendeksi bahan tersebut telah teruji. Serangga, kata peneliti, mampu melacak narkoba karena antenanya merupakan organ alami paling sensitif yang  mendeteksi volatil (senyawa kimia).</p>
<p>Serangga dapat diproduksi dan dipelihara mudah, dan mereka dapat dikondisikan dengan cepat untuk bereaksi terhadap volatil tertentu. <em>&#8220;Kemampuan serangga untuk merasakan dan belajar bau bervariasi dari spesies ke spesies. Oleh karena itu, protokol harus dikembangkan untuk menyaring spesies yang berbeda untuk penerapan deteksi narkoba,&#8221;</em> kata peneliti.</p>
<p>Khusus untuk lebah, peneliti mengatakan serangga ini mampu mendeteksi berbagai macam bau. Lebah juga memudahkan petugas sebab mudah dikondisikan untuk menanggapi aroma tertentu. Peneliti menunjukkan ada sekitar 40 lebah yang bisa digunakan jasanya untuk melacak narkoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/mendeteksi-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sumber Inspirasi</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/sumber-inspirasi/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/sumber-inspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2014 10:14:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[studi]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1183</guid>
		<description><![CDATA[Kecerdasan kelompok lebah madu ternyata bisa menjadi inspirasi pengembangan sistem server internet menjadi lebih efisien. Hal ini diungkapkan kalangan peneliti dari Georgia Tech yang merasa terinspirasi dengan kecerdasan sekelompok hewan penyengat bersayap itu. Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Para Peneliti dari Institut Teknologi Georgia mengaku diinspirasikan oleh]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kecerdasan kelompok lebah madu ternyata bisa menjadi inspirasi pengembangan sistem server internet menjadi lebih efisien. Hal ini diungkapkan kalangan peneliti dari Georgia Tech yang merasa terinspirasi dengan kecerdasan sekelompok hewan penyengat bersayap itu.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Para Peneliti dari Institut Teknologi Georgia mengaku diinspirasikan oleh kemampuan lebah madu dalam mengumpulkan banyak sekali nektar secara efisien meskipun dari sumber yang terbatas dan tanpa ada perintah terpusat.</p>
<p>Lebah-lebah ini menciptakan sistem komunikasi yang bisa membantu server internet. Studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Bioinspiration and Biomimetics menyatakan, metode lebah madu mengurangi peluang web site menjadi kewalahan karena memenuhi permintan serta mengunci keluar dari pengguna dan pelanggan potensial.</p>
<p>Para peneliti juga menyampaikan, tipikal sistem ini bisa memperbaiki pelayanan mulai 4 hingga 25 persen yang diuji dalam lalu lintas internet asli.  Dikutip dari <a href="http://news.okezone.com/read/2007/11/20/18/62199/cerdas-lebah-madu-mengajari-teknologi-server-internet" target="_blank">Okezone</a>. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/sumber-inspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebah Pelacak Ranjau</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/lebah-pelacak-ranjau/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/lebah-pelacak-ranjau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2013 08:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[ranjau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Lebah madu ternyata bisa melacak keberadaan ranjau lho! Coba baca informasi dari Pikiran Rakyat On Line berikut ini ya! Selamat membaca, semoga bermanfaat. Para ilmuwan di Kroasia telah meluncurkan peternakan khusus koloni lebah yang dapat mendeteksi ranjau darat lebih dari tiga mil jauhnya. Lebah ini dilatih dengan cara diberi makan larutan gula yang bercampur dengan]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Lebah madu ternyata bisa melacak keberadaan ranjau lho! Coba baca informasi dari <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/232723" target="_blank">Pikiran Rakyat On Line</a> berikut ini ya! Selamat membaca, semoga bermanfaat.</p>
<p>Para ilmuwan di Kroasia telah meluncurkan peternakan khusus koloni lebah yang dapat mendeteksi ranjau darat lebih dari tiga mil jauhnya.</p>
<p>Lebah ini dilatih dengan cara diberi makan larutan gula yang bercampur dengan bau bahan peledak. Para ahli telah menghabiskan beberapa tahun pelatihan dan menyempurnakan teknik pelatihannya.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Idenya adalah bahwa lebah bisa mencium bau bahan peledak yang dicampur makanan.</p>
<p>&#8220;Akhirnya mereka datang untuk mengasosiasikan bau bahan peledak dengan makanan dan benar-benar akan membuat lebah datang,&#8221; kata Profesor Mateja Janes, yang melatih lebah tersebut.</p>
<p>Ladang ranjau di Kroasia mencakup daerah seluas 683,4 kilometer persegi, dan diperkirakan mengandung sekitar 90.000 ranjau darat serta bom yang tidak meledak yang tersisa dari Perang Kemerdekaan Kroasia pada 1990-an.</p>
<p>&#8220;Kami telah menyempurnakan kemampuan lebah-lebah selama bertahun-tahun dan mereka lebih cepat dan lebih aman daripada anjing pelacak. Keuntungan lainnya adalah bahwa saat tidak bertugas lebah-lebah ini membuat madu lezat,&#8221; tambah profesor seperti dilansir Daily Mail.</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/lebah-pelacak-ranjau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Lebah Bekerja Sama</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/cara-lebah-bekerja-sama/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/cara-lebah-bekerja-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2013 20:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Keunikan lebah madu sudah kami sampaikan pada beberapa artikel sebelum ini. Kali ini kami salinkan satu artikel lagi, semoga berguna. Sumber: Majalah Tempo edisi on line. Lebah madu adalah spesies serangga yang hidup komunal dengan pembagian peran yang spesifik untuk tiap individu. Ratu lebah adalah lebah yang ditandai sejak lahir dengan peran hanya menghasilkan larva.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Keunikan lebah madu sudah kami sampaikan pada beberapa artikel sebelum ini. Kali ini kami salinkan satu artikel lagi, semoga berguna. Sumber: <a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/09/20/095430911/Bagaimana-Lebah-Madu-Berbagi-Peran">Majalah Tempo</a> edisi on line.</p>
<p>Lebah madu adalah spesies serangga yang hidup komunal dengan pembagian peran yang spesifik untuk tiap individu. Ratu lebah adalah lebah yang ditandai sejak lahir dengan peran hanya menghasilkan larva.</p>
<p>Ratu lebah selalu dikelilingi dua macam lebah sebagai anak buahnya, yakni lebah &#8220;pengumpul&#8221; yang bertugas mencari nektar dan serbuk sari untuk seluruh anggota kelompok, serta lebah &#8220;perawat&#8221; yang seumur hidupnya bertugas merawat ratu lebah.</p>
<p>Pembagian peran pada lebah madu sejak lama memicu kekaguman di kalangan para ilmuwan. Namun, bagaimana lebah pengumpul dan lebah perawat terbentuk, masih menimbulkan banyak misteri.</p>
<p>&#8220;Kedua pekerjaan memerlukan lebah dengan fisik dan perilaku yang berbeda. Namun, lebah-lebah yang mengerjakannya berasal dari klon genetik yang sama,&#8221; ujar para peneliti dari Johns Hopkins University dan Arizona State University, Amerika Serikat.</p>
<p>Seperti dikutip <em>Telegraph,</em> Kamis 20 September 2012, para ilmuwan kini mengklaim perbedaan yang menandai lebah madu sebagai &#8220;pengumpul atau &#8220;perawat&#8221; tidak terletak pada kode genetik mereka. Bahan kimia yang menempel pada gen merekalah yang mempengaruhi cara mereka bertindak.</p>
<p>&#8220;Peran setiap lebah dalam sarang ditentukan oleh sinyal kimia yang mengubah cara kerja gen tertentu dalam otak mereka,&#8221; ujar para peneliti.</p>
<p>Bahan kimia itu disebut &#8220;epigenetik&#8221;. Perbedaan pola epigenetik dapat mengaktifkan dan mematikan, atau mengubah cara kerja gen di dalam otak lebah madu. Perubahan terhadap fungsi gen ini menyebabkan lebah madu yang mulanya identik untuk bertindak dengan cara yang berbeda.</p>
<p>Para ilmuwan menganalisis DNA lebah madu dan menemukan bahwa lebah pengumpul memiliki satu jenis pola bahan kimia yang melekat pada gen mereka. Sementara saudara mereka yang tetap tinggal di sarang dan merawat ratu lebah memiliki pola yang sama sekali berbeda.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Mereka juga melakukan sejumlah pengujian. Ketika lebah perawat dipindahkan dari sarang, misalnya, ternyata memaksa beberapa lebah pengumpul untuk mengubah peran. Profil kimia pada gen di dalam otak lebah yang bertukar pekerjaan diubah agar sesuai dengan posisi baru mereka.</p>
<p>Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal <em>Nature Neuroscience</em> ini diyakini menjadi yang pertama yang menunjukkan perubahan peran pada lebah madu ini dapat mengubah cara makhluk hidup berperilaku, termasuk pada manusia.</p>
<p>&#8220;Jika percobaan tersebut berhasil pada lebah madu, ada kemungkinan juga dapat diterapkan pada manusia,&#8221; kata Andrew Feinberg, salah seorang ilmuwan senior yang terlibat dalam penelitian.</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/cara-lebah-bekerja-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebah Madu yang Hebat</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-yang-hebat/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-yang-hebat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 11:28:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[nektar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa pelajaran menarik yang bisa kita peroleh dari tingkah laku dan cara lebah bekerja. Nah, kira-kira apa intisari yang kita dapatkan dari tulisan Harun Yahya berikut ini. Lebah madu dapat mengetahui kalau bunga yang ia temui telah didatangi dan diambil nektarnya oleh lebah lain, dan ia segera meninggalkannya. Dengan demikian lebah tersebut menghemat waktu]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa pelajaran menarik yang bisa kita peroleh dari tingkah laku dan cara lebah bekerja. Nah, kira-kira apa intisari yang kita dapatkan dari tulisan Harun Yahya berikut ini.</p>
<p>Lebah madu dapat mengetahui kalau bunga yang ia temui telah didatangi dan diambil nektarnya oleh lebah lain, dan ia segera meninggalkannya. Dengan demikian lebah tersebut menghemat waktu dan tenaga.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 29E8E1DD, 266032A5. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Lalu, bagaimana mungkin seekor lebah bisa mengetahui, tanpa memeriksa (terlebih dahulu) bahwa nektar bunga tersebut telah diambil oleh lebah yang datang lebih dulu??</p>
<p>Hal tersebut terjadi karena lebah yang mendatangi bunga terlebih dahulu menandainya dengan tetesan berbau khas. Begitu seekor lebah baru mengunjungi bunga yang sama, ia akan mencium bau tersebut dan mengetahui bahwa bunga yang didatanginya sudah tidak memiliki nektar dan kemudian lebah tersebut segera pergi untuk mencari bunga yang lain. Nektar adalah cairan yang dikumpulkan lebah untuk kemudian mereka olah menjadi madu.</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-yang-hebat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Hama Lebah Madu</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/beberapa-hama-lebah-madu/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/beberapa-hama-lebah-madu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2013 00:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[hama]]></category>
		<category><![CDATA[kecoa]]></category>
		<category><![CDATA[koloni]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[ngengat]]></category>
		<category><![CDATA[sel]]></category>
		<category><![CDATA[semut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Diketahui beberapa hama yang berpotensi mengganggu atau merusak koloni lebah, utamanya Apis mellifera. Pertama adalah KECOA. Binatang yang satu ini tergolong serangga yang bila berhasil masuk ke dalam kotak lebah akan memangsa beberapa ekor lebah, juga mengacaukan koloni lebah madu.  Bila dibiarkan bisa menyebabkan koloni lebah pergi meninggalkan sarang. LABA-LABA. Walaupun laba-laba tidak masuk ke]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Diketahui beberapa hama yang berpotensi mengganggu atau merusak koloni lebah, utamanya Apis mellifera. Pertama adalah KECOA. Binatang yang satu ini tergolong serangga yang bila berhasil masuk ke dalam kotak lebah akan memangsa beberapa ekor lebah, juga mengacaukan koloni lebah madu.  Bila dibiarkan bisa menyebabkan koloni lebah pergi meninggalkan sarang.</p>
<p>LABA-LABA. Walaupun laba-laba tidak masuk ke dalam kotak namun bisa mengancam keberadaan lebah pekerja yang pergi dan pulang mengunjungi bunga.</p>
<p>NGENGAT. Tergolong serangga kecil yang sering merusak sarang lebah madu. Bila ngengat berkembang biak maka akan memporakporandakan sel-sel penyimpanan madu serta merusak sel-sel yang berisi telur dan larva lebah.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 29E8E1DD, 266032A5. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Berikutnya: SEMUT. Adalah hama yang sangat mengganggu kenyamanan koloni lebah madu. Semut yang berjumlah banyak dapat merusak sel-sel sarang. Bila tidak ditanggulangi, semut akan menghancurkan koloni lebah, menyebabkan lebah pergi meninggalkan sarang. Dari informasi ini, dapat dimengerti jika madu yg murni ada juga yang disukai semut, bahkan sejak di dalam sarang!</p>
<p>Demikian info seputar hama yang mengintai lebah madu, sebagian besar dikutip dari buku karya Bambang Agus Murtidjo, Memelihara Lebah Madu terbitan Kanisius. Follow @GudangMadu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/beberapa-hama-lebah-madu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebah Madu &amp; Penyerbukan</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-penyerbukan/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-penyerbukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2013 09:41:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[alpukat]]></category>
		<category><![CDATA[blueberry]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[penyerbukan]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Produksi madu selain menguntungkan dari sudut kesehatan dan ekonomi sbg komoditi jg menguntungkan petani karena terpeliharanya proses penyerbukan tanaman pangan. Riset tentang hal tersebut sudah banyak dilakukan di negara lain, salah satunya Australia. Banyak tanaman pangan yang menjadi andalan pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang sangat bergantung pada peran lebah yang terpelihara melalui peternakan lebah di]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Produksi madu selain menguntungkan dari sudut kesehatan dan ekonomi sbg komoditi jg menguntungkan petani karena terpeliharanya proses penyerbukan tanaman pangan.</p>
<p>Riset tentang hal tersebut sudah banyak dilakukan di negara lain, salah satunya Australia. Banyak tanaman pangan yang menjadi andalan pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang sangat bergantung pada peran lebah yang terpelihara melalui peternakan lebah di antaranya almond, avokad (alpukat), blueberry, brokoli, wortel, kembang kol, seledri dan bawang yang sepenuhnya mengandalkan penyerbukan oleh lebah.</p>
<p>Sedangkan apel, asparagus, ceri, mentimun, kiwi, kacang macadamia, mangga dan labu bergantung pada penyerbukan lebah hingga 95%.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 2967EEF9, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Karena itulah Australia mengelola peternakan lebahnya dengan begitu baik karena ketergantungan terhadap ketersediaan pangan (Gordon, dkk. 2003).</p>
<p>Sayangnya, di Indonesia data mengenai pentingnya peternakan lebah madu terhadap kontinuitas produksi tanaman pangan belum ada.</p>
<p>Informasi ini  dikutip dari Rahasia Sehat Madu karya Puspitasari.  Penerbit Bentang Pustaka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/lebah-madu-penyerbukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Albert Einstein Tentang Hilangnya Lebah</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/albert-einstein-tentang-hilangnya-lebah/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/albert-einstein-tentang-hilangnya-lebah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2013 09:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[einstein]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini kami kutip dari situs Kompas.com, berikut link-nya: http://nasional.kompas.com/read/2012/12/19/20570889/Albert.Einstein.Tentang.Hilangnya.Lebah. Selamat membaca! &#160; KOMPAS.com &#8211; Albert Einstein (1879-1955) bukan entomologis. Ia juga bukan peternak lebah. Namun, kutipannya yang dianggap kontroversial adalah tentang lebah. Kutipan sang genius, penemu teori relativitas; konsepsi baru tentang waktu, itu adalah ”Kalau lebah menghilang dari permukaan bumi, manusia hanya punya sisa]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini kami kutip dari situs Kompas.com, berikut link-nya: http://nasional.kompas.com/read/2012/12/19/20570889/Albert.Einstein.Tentang.Hilangnya.Lebah. Selamat membaca!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Albert Einstein (1879-1955) bukan entomologis. Ia juga bukan peternak lebah. Namun, kutipannya yang dianggap kontroversial adalah tentang lebah.</p>
<p>Kutipan sang genius, penemu teori relativitas; konsepsi baru tentang waktu, itu adalah ”Kalau lebah menghilang dari permukaan bumi, manusia hanya punya sisa waktu hidup empat tahun. Tak ada lagi lebah, tak ada lagi penyerbukan, tak ada lagi tumbuhan, tak ada lagi hewan, tak ada lagi manusia.”</p>
<p>Kutipan apokaliptik di koran-koran besar dunia sejak tahun 1994 itu memicu perdebatan tentang otentisitasnya. Orang melupakan pesannya: tanpa jutaan organisme yang bekerja dalam konser kehidupan, biosfer tidak berfungsi. Tak ada oksigen untuk bernapas, air bersih untuk diminum, tanah subur untuk menanam, hasil yang bisa dipanen, dan makanan untuk dimakan.</p>
<p><strong>Lebah menghilang</strong></p>
<p>Tahun 2006, publik di Eropa dan Amerika Serikat dihebohkan laporan The Daily Telegraph tentang colony collapse disorder (CCD). Bank agribisnis, Rabobank, menyatakan, koloni lebah yang gagal bertahan pada musim dingin tahun 2011 di AS naik 30-35 persen dari 10 persen. Hal yang sama terjadi di Amerika Latin.</p>
<p>Di Jerman, Asosiasi Peternak Lebah menyatakan, populasi lebah menurun sampai 25 persen. Di beberapa wilayah, lebah bahkan menghilang tanpa bekas. Mereka menduga ada sejenis racun yang menghancurkan koloni-koloni lebah, selain meluasnya penggunaan benih transgenik yang melemahkan sistem tubuh lebah dan membunuhnya.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 2967EEF9, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Profesor Keith S Delaplane dari Departemen Entomologi University of Georgia, Athens, AS, dalam artikelnya, ”On Einstein, Bees and Survival of Human Race” (2010), menulis bahwa hancurnya koloni lebah tak hanya menjadi keprihatinan peternak lebah. Hal terpenting bukan madu, melainkan penyerbukan, dan terkait pasokan pangan.</p>
<p>Meskipun demikian, pernyataan Einstein tetap dianggap berlebihan. Bukankah tanaman pangan seperti jagung, gandum, dan padi diserbuki oleh angin? Benarkah kehidupan manusia bergantung pada lebah?</p>
<p>Produk karbohidrat seperti jagung, gandum, dan padi adalah bahan pangan penting, tetapi manusia butuh keragaman makanan.</p>
<p>Entomologis SE McGregor dalam Insect Pollination of Cultivated Crops Plants (1976) menyatakan, ”Sepertiga dari makanan kita, langsung atau tak langsung, bergantung pada produk dari tanaman yang diserbuki serangga. Lebah madu berperan atas tiap kunyahan ketiga dari makanan yang kita kunyah.”</p>
<p><strong>Semakin penting</strong></p>
<p>Sejak tahun 1976 sudah diperkirakan, ekonomi dunia akan dipicu perdagangan daging sapi, produk susu, minyak biji-bijian, dan buah-buahan. Hasil pertanian dan peternakan semakin menjadi santapan penting manusia meski tak bisa digeneralisasi.</p>
<p>Oktober tahun lalu, National Academy of Sciences mengindikasikan, sektor pertanian AS terlalu bergantung pada lebah madu sebagai penyerbuk. Reuters melaporkan, produksi pertanian AS yang bergantung pada lebah mencapai 15 miliar dollar AS per tahun, hampir sepertiga produk pertanian pangan di AS.</p>
<p>Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), sepanjang 1961-2006 produksi makanan global dari tanaman yang diserbuki hewan—80 persennya oleh lebah madu—berkisar 5 persen di negara maju dan 8 persen di negara berkembang.</p>
<p>Delaplane menulis, 75 persen tanaman di dunia mengambil manfaat sampai tingkat tertentu pada penyerbukan oleh hewan dan hanya 10 persen dari 75 persen tergantung sepenuhnya dari penyerbukan oleh hewan.</p>
<p>Akan tetapi, kebutuhan pada bahan makanan dari tanaman yang diserbuki hewan terus tumbuh, dari 3,6 persen tahun 1961 menjadi 6,1 persen tahun 2006. Semakin banyak orang suka es krim, tar blueberry, cokelat almond, kopi, dan berbagai jenis buah.</p>
<p>Maka Indeks PBB tentang Harga Pangan menjadi semakin penting untuk mengetahui seberapa risiko berkurangnya lebah madu memengaruhi ketahanan pangan.</p>
<p>Kendati demikian, karena tanaman yang bergantung pada penyerbukan hewan cenderung rendah tingkat produksinya dibandingkan yang tak bergantung pada penyerbukan, bahkan jauh lebih rendah dibandingkan hasil tunai pengerukan perut bumi dan penggundulan hutan, habitat mereka makin terusik.</p>
<p><strong>Jaring kehidupan</strong></p>
<p>Perubahan iklim yang dampaknya makin jelas menjadi ancaman paling serius terhadap kehidupan. Sebagian besar dipicu keserakahan manusia yang membongkar perut bumi, menguras lautan, mencipta dan menggunakan bahan kimia dan benih rekayasa genetika dalam pertanian, serta membangun infrastruktur yang merangsek ke hutan. Hasil ikutannya adalah serbuan spesies asing, polusi, kekeringan, dan bencana, yang menghancurkan habitat satwa dan serangga liar.</p>
<p>Di Molo, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, sampai akhir tahun 1990-an, sarang lebah bergelantungan di ranting-ranting pohon madu. Lebah bahkan membuat koloninya di batu.</p>
<p>Namun, pembongkaran batu marmer di gunung-gunung batu yang makin eksploitatif sejak tahun 2000-an menghancurkan bukit- bukit hijau. Keindahan daerah pegunungan tersubur di wilayah Timor dengan keragaman hayati di hutannya habis dilumat.</p>
<p>”Lebah hilang, sekitar 75 persen pohon madu habis,” ungkap Nifron Ba’un (33). ”Semua hancur, termasuk ritual adat dan kegiatan yang terkait alam. Kebersamaan hilang, tak ada lagi yang dipanen bersama.”</p>
<p>Kompleksitas yang menakjubkan dan keelokan alam adalah hasil dari rentang panjang evolusi, dirayakan berbagai komunitas di pojok-pojok bumi dengan berbagai ritual yang digolongkan sebagai sisa-sisa pagan.</p>
<p>”Kami sudah melakukan ritual memanggil lebah, tetapi belum berhasil. Masyarakat makin tak yakin pada ritual adat karena dikafirkan agama,” ujar Nifron.</p>
<p>Dalam penghancuran alam, pernyataan Einstein sungguh telak, ”Hanya dua hal yang abadi, semesta dan kebodohan manusia. Namun, aku tak yakin dengan yang pertama.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/albert-einstein-tentang-hilangnya-lebah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
