<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gudangnya Madu Asli, Murni &#38; Berkualitas &#187; diabetes</title>
	<atom:link href="http://gudangmadu.com/id/tag/diabetes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudangmadu.com/id</link>
	<description>Order Madu via BB, PIN: 266032A5, WhatsApp +6282122547430</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Mar 2021 12:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Madu untuk Penderita Diabetes</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/madu-untuk-diabetesi/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/madu-untuk-diabetesi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2014 10:38:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[fruktosa]]></category>
		<category><![CDATA[glikemik]]></category>
		<category><![CDATA[glukosa]]></category>
		<category><![CDATA[insulin]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=1237</guid>
		<description><![CDATA[Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu? Mitos yang berkembang justru melarang diabetesi untuk minum madu. Lalu bagaimana yang benar? Simak tulisan dari Detik.com berikut ini. Secara umum, penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gula. Namun, apakah pantangan ini berlaku untuk madu? Sebab, madu dikatakan lebih baik untuk tubuh daripada gula tebu. Drs.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu? Mitos yang berkembang justru melarang diabetesi untuk minum madu. Lalu bagaimana yang benar? Simak tulisan dari <a href="http://food.detik.com/read/2014/12/01/054740/2763510/900/penderita-diabetes-boleh-minum-madu-ini-syaratnya" target="_blank">Detik.com</a> berikut ini.</p>
<p>Secara umum, penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gula. Namun, apakah pantangan ini berlaku untuk madu? Sebab, madu dikatakan lebih baik untuk tubuh daripada gula tebu.</p>
<p>Drs. Mochamad Chandra Widjaja, MM menegaskan bahwa madu berbeda dengan gula. Meski sama-sama terdiri dari glukosa dan fruktosa, pada gula tebu keduanya menempel menjadi sukrosa, sedangkan pada madu dua jenis gula ini terpisah.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</em></p>
<p>Glukosa dan fruktosa diserap tubuh dalam kecepatan yang berbeda. Namun, karena dalam gula tebu keduanya menyatu dan tergolong karbohidrat sederhana, tubuh dengan mudah memecahnya sehingga kadar gula dalam darah bisa naik dengan cepat.</p>
<p>Madu membutuhkan insulin lebih sedikit serta mengandung indeks glikemik lebih rendah daripada gula tebu. Karena mengandung karbohidrat kompleks, madu lebih sulit dipecah oleh tubuh, sehingga kadar glukosa dalam darah tak melonjak tinggi seperti saat mengonsumsi gula.</p>
<p>&#8220;Penderita diabetes boleh meminum madu,&#8221; simpul Chandra. Namun, ia menambahkan, jumlah konsumsinya tergantung tingkat diabetes yang diderita seseorang. &#8220;Kalau diabetesnya sudah parah, sebaiknya konsumsi madu dikonsultasikan ke dokter dulu,&#8221; ujar Chandra.</p>
<p>Selain itu, madu yang dikonsumsipun harus murni dan asli, bukan madu palsu yang dicampur gula. &#8220;Kalau mengonsumsi madu palsu yang tinggi kandungan gula, orang yang tadinya baik-baik saja malah bisa terkena diabetes,&#8221; Chandra mengingatkan.</p>
<p><strong>DISCLAIMER</strong><em>. <strong>Hasil yang diperoleh untuk setiap individu berbeda-beda, dipengaruhi oleh banyak faktor, Informasi di atas merupakan referensi semata</strong></em><strong>.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/madu-untuk-diabetesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanis</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/pemanis/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/pemanis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2013 05:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[efek]]></category>
		<category><![CDATA[fisik]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[kimia]]></category>
		<category><![CDATA[pemanasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembekuan]]></category>
		<category><![CDATA[pendinginan]]></category>
		<category><![CDATA[penggorengan]]></category>
		<category><![CDATA[samping]]></category>
		<category><![CDATA[sintetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=698</guid>
		<description><![CDATA[Zat pemanis menurut Desy Wijaya dalam &#8211; &#8220;Waspadai Zat Aditif dalam Makananmu&#8221; &#8211; berfungsi untuk menambah rasa manis pada makanan dan minuman. Seperti halnya zat aditif lain, zat pemanis dikelompokkan menjadi dua yaitu, pemanis alami dan pemanis sintetik. Pemanis alami bisa didapat dari tumbuhan seperti kelapa, tebu juga aren. Di luar itu, pemanis alami juga]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Zat pemanis menurut Desy Wijaya dalam &#8211; &#8220;Waspadai Zat Aditif dalam Makananmu&#8221; &#8211; berfungsi untuk menambah rasa manis pada makanan dan minuman. Seperti halnya zat aditif lain, zat pemanis dikelompokkan menjadi dua yaitu, pemanis alami dan pemanis sintetik.</p>
<p>Pemanis alami bisa didapat dari tumbuhan seperti kelapa, tebu juga aren. Di luar itu, pemanis alami juga bisa diperoleh dari buah-buahan dan <strong>madu</strong>.</p>
<p>Pemanis sintetik (<em>artificial sweeteners</em>) menurut Winarno (dalam Desy Wijaya) merupakan zat yang dapat menimbulkan rasa manis atau dapat membantu mempertajam penerimaan terhadap rasa manis tersebut, sedangkan kadar kalori yang dihasilkan jauh lebih rendah daripada gula (sukrosa). Umumnya, zat pemanis sintetik mempunyai struktur kimia yang berbeda dengan struktur polihidrat gula alam.</p>
<p>Zat pemanis sintetik tidak tercerna oleh tubuh, yang tidak menjadi kalori sama sekali, disebut pemanis non kalori. Selain itu, pemanis jenis ini tidak mempengaruhi tingkat insulin dalam darah. Sehingga pemanis non kalori sering digunakan untuk produk-produk rendah kalori atau produk-produk yang ditujukan sebagai produk rendah gula yang sangat baik bagi penderita diabetes mellitus.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</em></p>
<p>Tidak semua zat pemanis sintetik boleh digunakan dalam bahan pangan. Beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman untuk mengukur tingkat kualitas pemanis sintetik antara lain dari fisik dan kimianya. Dari segi fisik, pemanis sintetik tidak berwarna, tidak berbau dan memiliki rasa manis yang sama dengan gula, namun rasa manisnya tidak tahan lama.</p>
<p>Sedangkan dari segi kimia, pemanis sintetik harus dapat larut dalam air dan mudah dipadukan dengan berbagai senyawa kimia. Jika diolah dalam teknologi tinggi, pemanis sintetik juga harus tahan terhadap suhu tinggi (pemanasan, penggorengan, perebusan dan pemanggangan) juga suhu rendah (pendinginan dan pembekuan). Selain itu, pemanis sintetik juga harus tahan terhadap asam dan cahaya.</p>
<p>Faktor yang tidak kalah penting dan menjadi hal yang utama adalah keamanan pemanis sintetik. Pemanis sintetik harus tidak beracun, dapat dicerna dengan baik oleh tubuh serta dapat dikeluarkan dari tubuh secara utuh sehingga tidak menimbulkan efek samping. Pemanis sintetik bersifat aman jika dikonsumsi sesuai dengan petunjuk pada label (kemasan). Efek samping akan muncul jika pemanis dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.</p>
<p>Bersambung ya!</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/pemanis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fu-Hai Liu</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/fu-hai-liu/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/fu-hai-liu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2013 21:37:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[fengzhen]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[liu]]></category>
		<category><![CDATA[Propolis]]></category>
		<category><![CDATA[radang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Penasaran dengan judul di atas? Dr. Adji suranto, Sp. A dalam buku Dahsyatnya Propolis untuk Menggempur Penyakit menyebut-nyebut tentang Fu-Hai Liu. Menurutnya, penggunaan produk lebah untuk terapi tambahan diabetes mellitus memang telah diteliti sejak lama. Fu-Hai Liu, seorang peneliti berkebangsaan Cina, menguji efek ekstrak propolis alkohol dan propolis air produksi negara Cina yang disebut Fengzhen,]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Penasaran dengan judul di atas? Dr. Adji suranto, Sp. A dalam buku Dahsyatnya Propolis untuk Menggempur Penyakit menyebut-nyebut tentang Fu-Hai Liu.</p>
<p>Menurutnya, penggunaan produk lebah untuk terapi tambahan diabetes mellitus memang telah diteliti sejak lama. Fu-Hai Liu, seorang peneliti berkebangsaan Cina, menguji efek ekstrak propolis alkohol dan propolis air produksi negara Cina yang disebut Fengzhen, terhadap gula darah, lemak darah dan radikal bebas pada mencit yang sengaja dibuat diabetes.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430.</em></p>
<p>Menurut Liu, propolis dapat mengontrol gula darah dan memperbaiki metabolisme glukosa dan lemak darah serta mengurangi pembentukan radikal bebas. Selai itu, Liu juga mencobanya kepada kepada orang yang mengidap diabetes tipe II. Ia menemukan, bahwa setelah tiga bulan pengobatan, gula darah berkurang pada mereka yang mendapatkan terapi propolis. Penggunaan propolis lebih menguntungkan lagi pada pasien diabetes yang mengalami radang gusi atau infeksi jamur.</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/fu-hai-liu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
