<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gudangnya Madu Asli, Murni &#38; Berkualitas &#187; aspartam</title>
	<atom:link href="http://gudangmadu.com/id/tag/aspartam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudangmadu.com/id</link>
	<description>Order Madu via BB, PIN: 266032A5, WhatsApp +6282122547430</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Mar 2021 12:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Pemanis (3)</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/pemanis-3/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/pemanis-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2013 20:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[aspartam]]></category>
		<category><![CDATA[berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[berdebar]]></category>
		<category><![CDATA[berdengung]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[gatal]]></category>
		<category><![CDATA[indera]]></category>
		<category><![CDATA[ingatan]]></category>
		<category><![CDATA[insomnia]]></category>
		<category><![CDATA[iritabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kebutaan]]></category>
		<category><![CDATA[kecemasan]]></category>
		<category><![CDATA[kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kehilangan]]></category>
		<category><![CDATA[kejang]]></category>
		<category><![CDATA[kelelahan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[kepanikan]]></category>
		<category><![CDATA[ketulian]]></category>
		<category><![CDATA[konsentrasi.]]></category>
		<category><![CDATA[marah]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[migrain]]></category>
		<category><![CDATA[mual]]></category>
		<category><![CDATA[napas]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>
		<category><![CDATA[pemanis]]></category>
		<category><![CDATA[pengecap]]></category>
		<category><![CDATA[persendian]]></category>
		<category><![CDATA[pusing]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sesak]]></category>
		<category><![CDATA[telinga]]></category>
		<category><![CDATA[vertigo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini adalah kelanjutan dari dua postingan sebelum ini. Sebelum membaca tulisan ini, Anda disarankan untuk membaca dua tulisan sebelumnya, dengan judul Pemanis dan Pemanis (2). Meskipun penggunaan aspartam dinyatakan relatif aman pada dosis-dosis tertentu, Desy Wijaya menulis bahwa aspartam ternyata juga efektif digunakan sebagai racun semut, ya! Racun semut! Banyak orang yang belum mengetahahui]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini adalah kelanjutan dari dua postingan sebelum ini. Sebelum membaca tulisan ini, Anda disarankan untuk membaca dua tulisan sebelumnya, dengan judul Pemanis dan Pemanis (2).</p>
<p>Meskipun penggunaan aspartam dinyatakan relatif aman pada dosis-dosis tertentu, Desy Wijaya menulis bahwa aspartam ternyata juga efektif digunakan sebagai racun semut, ya! Racun semut!</p>
<p>Banyak orang yang belum mengetahahui efek samping dari penggunaan aspartam yang ternyata tidak bisa dianggap sepele sebagaimana makanan yang mengandung formalin dan boraks.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</em></p>
<p>Seperti kita ketahui, semut menyukai bahan-bahan yang berasa manis, tidak terkecuali madu murni. Akan tetapi, semut ternyata bisa terbunuh oleh bahan manis yang bernama aspartam! Lantas, bagaimana bila aspartam masuk ke dalam tubuh manusia?</p>
<p>Aspartam bekerja bak racun serangga. Asam aspartat yang terkandung di dalamnya terbukti bersifat eksitotoksin yang menyebabkan sel-sel otak menjadi cepat mati, seperti yang terjadi pada semut-semut tersebut. Aspartam merusak secara perlahan serta tidak terasa bagi tubuh dan itulah sebabnya mengapa kita harus menghindarinya. Mungkin diperlukan waktu satu, lima, sepuluh atau empat puluh tahun untuk merasakan dampak aspartam baik ringan atau berat.</p>
<p>Aspartam mempunyai efek yang mendalam pada <em>mood</em> seseorang, sakit kepala atau migrain, pusing, sakit persendian, mual, mati rasa, kejang otot, kegemukan, gatal-gatal, depresi, kelelahan, lekas marah, insomnia, kebutaan, ketulian, jantung berdebar, sesak napas, iritabilitas, kecemasan, kepanikan, gangguan berbicara, kehilangan indera pengecap, telinga berdengung, vertigo, gangguan ingatan dan konsentrasi. Jadi, berhati-hatilah dalam mengkonsumsi pemanis.</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/pemanis-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanis (2)</title>
		<link>http://gudangmadu.com/id/pemanis-2/</link>
		<comments>http://gudangmadu.com/id/pemanis-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2013 20:54:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GudangMadu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[aroma]]></category>
		<category><![CDATA[aspartam]]></category>
		<category><![CDATA[dipeptida]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[sintetik]]></category>
		<category><![CDATA[vanili]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudangmadu.com/id/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Masih dari bukunya Desy Wijaya, kali ini kami sampaikan beberapa informasi mengenai aspartam. Aspartam adalah bahan pemanis sintetik. Aspartam memiliki beberapa keunggulan di antaranya mempunyai energi yang sangat rendah, mempunyai cita rasa manis mirip gula, tanpa rasa pahit, tidak merusak gigi serta menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman sehingga mudah digunakan sebagai pemanis]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Masih dari bukunya Desy Wijaya, kali ini kami sampaikan beberapa informasi mengenai aspartam. Aspartam adalah bahan pemanis sintetik. Aspartam memiliki beberapa keunggulan di antaranya mempunyai energi yang sangat rendah, mempunyai cita rasa manis mirip gula, tanpa rasa pahit, tidak merusak gigi serta menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman sehingga mudah digunakan sebagai pemanis makanan dan minuman bagi penderita diabetes.</p>
<p>Aspartam ditemukan pada tahun 1965 oleh James Schslatte. Zat pemanis ini dijual dengan berbagai nama merek dagang dan telah digunakan pada hampir 6.000 produk makanan dan minuman di seluruh dunia terutama untuk minuman bersoda dan permen. Penggunaannya untuk produk-produk minuman ringan (<em>soft drink</em>) dan campuran kering (<em>dry mixtures</em>) diijinkan pada tahun 1980-an.</p>
<p><em>Madu murni berkualitas tersedia di GudangMadu. Untuk order, bisa melalui BBM di 266032A5, 29E8E1DD. WhatsApp: +6282122547430. Atau hubungi kami <a href="http://gudangmadu.com/id/?page_id=337" target="_blank">di sini</a>.</em></p>
<p>Sebenarnya, aspartam merupakan pemanis yang mempunyai nilai kalori, karena pada dasarnya aspartam merupakan dipeptida. Namun karena kemanisannya yang tinggi, yakni 200 kali kemanisan sukrosa, aspartam hanya ditambahkan dalam jumlah yang sangat kecil sehingga nilai kalorinya dapat diabaikan. Karena merupakan dipeptida, maka aspartam mudah terhidrolisis, mudah mengalami reaksi kimia dan mungkin mudah terdegradasi oleh mikroba. Hal tersebut tentunya menjadi batasan penggunaan aspartam pada produk-produk pangan yang berkadar air tinggi. Sebab jika mengalami hidrolisis, aspartam akan kehilangan rasa manisnya. Selain itu, apabila bereaksi dengan gula, aspartam akan kehilangan kemanisannya. Sedangkan jika bercampur dengan vanili, maka vanili akan kehilangan aroma khasnya.</p>
<p>Bahasan mengenai aspartam akan kami lanjutkan pada tuliasn mendatang ya!</p>
<p>Aktif di Twitter? Jangan lupa follow @GudangMadu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudangmadu.com/id/pemanis-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
